Jumat, 09 November 2012

Kades Teluk Bakung pun Ikut KTM Tanam Karet

Macam-macam saja cara anggota Kelompok Tani Muda Palambon Pucuk Baguas (KTM PPB)  menarik perhatian masyarakat dan pemangku kepentingan. 
Tak terkecuali Valentinus Agip, S.Sos, Kepala Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.
Tak kurang dari 120 warga hadir saat penanaman karet tersebut, di lokasi pembibitan KTM PPB, Jumat (9/11) 2012. Sebagian besar  yang hadir tersebut adalah para petani perempuan yang tergabung dalam Kelompok Tani Burung Arue (KTBA) dan Kelompok tani bapak-bapak yang menamakan diri Kelompok Tani Sabaya Mao' (KTSM). 
Tak cuma Kades, Kepala Dusun Kampung Loncek, Dino juga ikut menanam karet di lokasi yang sudah ditentukan.
Menurut Sarjono, Ketua KTM PPB, kegiatan tersebut adalah salah satu cara kreatif KTM PPB dalam membudidayakan karet unggul di kampungnya. 
"Karet yang sudah ditanam Kades akan diberikan nama unik L-Agip-IRR 39," kata Sarjono. Diabadikannya nama Kades Loncek untuk nama karet ini, kata dia sebagai salah satu cara kreatif yang membuat bibit karet produk KTM tidak bisa dipalsukan. Begitu juga dengan karet yang ditanam oleh pak Kadus.
Seremoni menanam karet bersama ini, adalah rangkaian dari acara pembukaan pelatihan Jurnalisme Kampung, yang menjadi bagian dari aktivitas program PNPM Peduli di Kampung Loncek.

Kamis, 01 November 2012

Training of Trainer untuk KTM PPB



Oleh: Edi Nawang

Satu tahun sudah Kelompok Tani Muda Palambon Pucuk Baguas (KTM PPB) terbentuk. Seiring perjalanan waktu banyak hal yang mereka lakukan untuk mencari jati diri yang sesungguhnya. Gerakan anak muda ini mampu memberikan inovasi-inovasi baru bagi warga setempat di Kampung Loncek. Kalau bukan KTM PPB siapa lagi yang mau peduli dengan kampung mereka yang sekarang sudah terkepung oleh perkebunan kelapa sawit. Melihat kondisi inilah inisiatif anak muda di Kampung Loncek mau menyelamatkan

Rabu, 31 Oktober 2012

Gara-gara KTM PPB



Oleh Edi Nawang

Kelompok Tani Muda Palambon Pucuk Baguas (KTM PPB) sekarang sudah menunjukkan tajinya. Belum lama ini dikampung Loncek,Desa Teluk Bakung,Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya terbentuk lagi kelompok tani baru setelah KTBA yang di fasilitasi oleh KTM PPB. Tiada angin, tiada hujan bapak-bapak dikampung Loncek juga berinisiatif untuk membentuk kelompok tani baru. Awalnya mereka meminta KTM PPB

Rabu, 22 Agustus 2012

KTM PPB dan Tim Survey Sekolah Ternama Pontianak


Oleh : Edi Nawang

Foto bersama usai diskusi dengan tim Survey
Rabu, 22 Agustus 2012 tim survey dari SMA Santo Paulus Pontianak mengunjungi markas KTM PPB Loncek. Ketiga tim survey tersebut adalah Agustina sebagai guru pendamping dan 2 orang siswa Antonius dan Yosafat. Maksud dari kedatangan mereka adalah rencananya ingin berekreasi sekaligus mengadakan diskusi bersama anak muda tani yang ada di kampung Loncek. Selain itu juga mereka ingin mengetahui sambil belajar tentang bagaimana mengembangkan karet yang saat ini telah dilakukan oleh KTM PPB Loncek. Bahkan Agustina sebagai guru pendamping survey mengatakan mereka ingin bekerjasama dengan KTM PPB untuk menulis berita yang terkait

Selasa, 14 Agustus 2012

Menjadi Panitia, Siapa Takut

Sarjono KTM PPB sedang memberikan Pengarahan di POS Out Bond 

Oleh: Edi Nawang

Suatu prestasi yang sangat luar biasa dan sangat membanggakan, teman-teman KTM PPB turut serta membantu kegiatan Youth Camp ( kemah remaja ) hibah dana dari Cordaid yang dilaksanakan kantor YPPN Pontianak.

Jumat, 08 Juni 2012

12 Petani Muda Berlatih POB

Photo bersama usai penerimaan sertifikat PO di BSB

oleh : Edi Nawang
Pada tanggal 20 mei 2012 Kelompok Tani Muda PPB loncek ,Kelompok Nelayan Kembang Laet Otong, dan 3 petani muda dari kab Sintang berangkat dari Pontianak ke Cisarua Bogor Jawa Barat selama satu minggu untuk mengikuti pelatihan Pertanian Organis milik Romo Agatho yang ditempatkan di Bina Sarana Bakti (BSB). Para pemuda yang berasal dari 3 kabupaten tersebut yakni Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Sintang bergabung menjadi satu kelompok untuk mengikuti pelatihan yang di fasilitasi oleh Yayasan Pemberdayaan Pefor Nusantara (YPPN) Pontianak. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pemuda  Tani yang berasal dari sudut negeri provinsi Kalimantan Barat. Peserta yang berjumlah 12 orang pemuda ini 4 orang perempuan dan 8 orang laki-laki mereka diharapkan bisa mendapatkan  ilmu tentang Pertanian Organis (PO). Selain mendapatkan ilmu (PO), para anak muda ini juga dapat meningkatkan kapasitas mereka di bidang PO selain mereka bekerja sebagai petani karet dan berkebun sayur lokal. PO adalah  pertanian yang mahal, sehat dan bisa menjadi  peluang ekonomi bagi warga kampung yang mau mengembangkan pertanian tersebut khususnya bagi masyarakat setempat di Kal-Bar.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons